Pemkab Beri Waktu 7 Hari Kerja Kepada Minimarket Untuk Tutup
Peristiwa

Pemkab Beri Waktu 7 Hari Kerja Kepada Minimarket Untuk Tutup

Sukoharjo (sukoharjo.sorot.co)--Sejumlah toko modern atau minimarket di wilayah Sukoharjo yang habis masa izinnya diminta untuk segera tutup. Dari data Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) Sukoharjo terdapat 10 minimarket yang sudah diberi surat peringatan.

Kepala Disdagkop Sukoharjo, Sutarmo menuturkan, sebanyak 10 minimarket atau toko modern tersebut tersebar di 6 kecamatan Sukoharjo. Tim gabungan sudah terjun ke lokasi dan memberikan surat peringatan secara tertulis kepada masing - masing minimarket.

Kita mengacu kepada Perda 07/2017 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Selain itu juga sudah ada Perbup No. 06/2016 tentang Moratorium Izin Pendirian Minimarket,” jelas Sutarmo, Sabtu (10/2/2018).

Dijelaskan, rencana penutupan toko modern ini sudah dikoordinasikan dengan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait. Pemkab Sukoharjo dalam hal ini tidak akan berkompromi untuk menegakkan Perda yang ada. 

Tim gabungan terdiri dari petugas Disdagkop dan UKM, Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, DPUPR dan Bagian Hukum. Keberadaan 10 toko modern yang mendapat peringatan berada di Kecamatan Gatak, Baki, Weru, dan Nguter, masing-masing dua toko modern yang mendapat peringatan.

Sesuai prosedur, Pemkab sudah melayangkan surat peringatan dan kami minta ditutup paling lambat 7 hari waktu kerja. Kalau tidak diindahkan, tentunya Pemkab akan melakukan penutupan paksa. Dan Satpol PP yang punya kewenangan untuk melakukan itu,” tegas dia.