Ditutup Satpol PP, Pengerukan Tanah Ilegal Diambil Alih Pemkab
Peristiwa

Ditutup Satpol PP, Pengerukan Tanah Ilegal Diambil Alih Pemkab

Bulu,(sukoharjo.sorot.co)--Sempat disegel oleh petugas, kini area penambangan tanah urug di Dukuh Tileng RT 01/RW 03 Desa Sanggang, kini dibuka kembali. Jajaran Satpol PP Sukoharjo membuka lokasi tersebut pada Selasa (30/1/2018). Bersama jajaran Polsek Sukoharjo dan Kepada Desa Sanggang, petugas Satpol PP melepas garis polisi yang digunakan ntuk menyegel lokasi tersebut.

Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo, menuturkan, kegiatan pengerukan untuk membuka kembali akses jalan akan dilakukan oleh pihak dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sukoharjo. Jalan sepanjang 500 meter dengan medan menanjak tersebut akan segera dikerjakan.

Normalisasi jalan akan dilakukan oleh DPU Sukoharjo. Dan untuk alat berat (bego) yang ada dilokasi, sesuai dengan perintah Bupati Sukoharjo, akan dikeluarkan dari lokasi. Alat berat yang akan dipakai nanti dari DPU,” ujarnya.

Sementara, Waka Polsek Bulu, Iptu Lasimin, mengharapkan agar masyarakat bersabar dan menunggu proses pengerjaan oleh pemerintah. Pengerjaan tersebut diambil alih pemerintah sebagai komitmen untuk memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat sekitar. 

Jangan saling menyalahkan atau memojokan satu sama lainnya terkait dengan kejadian ini, dan kami harapkan untuk selalu jaga kondusifitas wilayah disini,” tandasnya.

Sebelumnya, Jalan Desa di Dukuh Tileng Desa Sanggang Kecamatan Bulu mengalami kerusakan akibat dari bencana alam tanah longsor. Kemudian masyarakat berinisiatif untuk melakukan perbaikan jalan dengan mendatangkan alat berat untuk melakukan pengerukan. Dari hasil pengerukan tanah diangkut dan dijual seharga Rp 100 ribu per truk. Sedangkan hasild ari penjualan tanah urug tersebut akan digunakan untuk perbaikan jalan.