Tak Hilang Akal, Warga Pasang Spanduk Protes Limbah di Pekarangan Rumah
Sosial

Tak Hilang Akal, Warga Pasang Spanduk Protes Limbah di Pekarangan Rumah

Nguter,(sukoharjo.sorot.co)--Gelombang protes warga terhadap bau limbah yang dihasilkan oleh produksi PT Rayon Utama Makmur (RUM) terus bermunculan. Kini warga mulai memasang spanduk dan baliho di halaman rumah sepanjang jalan menuju PT RUM. Berbagai protes mengenai bau limbah dilontarkan warga melalui tulisan-tulisan kritis di spanduk-spanduk tersebut.

Sebelumnya, spanduk dan tulisan protes terhadap PT RUM sudah dipasang beberapa kali di sejumlah lokasi, namun dibersihkan oleh Satpol PP Sukoharjo bersama PT RUM. Warga pun tak kehabisan akal untuk terus memberikan kritik atas keadaan yang meraka rasakan dengan memasang spanduk di rumah-rumah warga.

Di setiap rumah sepanjang Desa Plesan menuju PT RUM, dipasang menggunakan seutas tali dan menghadap ke jalan. Ungkapan tersebut menggambarkan betapa resahnya masyarakat terhadap bau limbah pabrik yang tak kunjung diatasi.

Perwakilan Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL), Ari Suwarno, mengungkapkan, spanduk yang terpasang itu merupakan bentuk perlawanan warga terhadap PT RUM. Warga beralasan, memasang sanduk di rumah karena ketika mereka sipasang di ruang public, spanduk selalu dicopot oleh aparat.

Benar kemarin beberapa yang kita pasang dibersihkan Satpol PP. Tapi kini kita pasang disetiap halaman rumah yang berada di pinggir jalan. Biar masyarakat luas tahu, bahwa warga menolak polusi udara PT RUM,” papar dia

Pihaknya menyebut, tidak hanya warga desa Plesan saja yang memasang baliho dan spanduk di masing - masing rumahnya. Tetapi, warga di Desa Gupit dan Dukuh Juron di Desa Pengkol juga akan memasang spanduk dan baliho di tiap rumah warga. 

Kita akan terus melawan sampai lingkungan yang kita tempati sejak dulu ini bersih,” pungkasnya.