Bau Datang, Siswa SD Pakai Masker Saat Belajar
Peristiwa

Bau Datang, Siswa SD Pakai Masker Saat Belajar

Nguter,(sukoharjo.sorot.co)--Ada hal yang tak biasa terlihat di lingkungan Sekolah Dasar (SD) 2 Plesan, Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Jumat (12/1/2018). Sejumlah murid tampak melindungi separuh wajahnya, khusunya bagian indra penciuman dengan memakai masker maupun hijab.

Kondisi tersebut bukan pertama kali ini terjadi. Semenjak bau menyengat akibat produksi PT Rayon Utama Makmur (RUM),‎ sejumlah warga bahkan anak-anak juga terkena dampaknya.

Sebelumnya, sejumlah siswa di SD Plesan 1 juga harus memakai masker untuk mengikuti proses belajar mengajar. Tak hanya murid SD Plesan 1 dan 2, siswa SD Atakwa dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nguter juga ‎memakai masker saat proses pembelajaran, Kamis (11/1/2018).

Salah satu warga Desa Plesan, Antok (22), menyampaikan‎ jika kondisi ini dibiarkan terus menerus tanpa segera ada penyelesaian, masa depan generasi muda akan menjadi taruhannya.

"Bayangkan jika setiap hari pelajar cilik itu menghirup bau yang menyengat itu, efeknya tidak hanya sekarang, tapi yang akan datang juga. Mereka ini penerus-penerus kita, tapi dari kecil mereka sudah dilihatkan pada kenyataa‎n bahwa mereka bergelut dengan racun," papar dia saat ditemui, Jumat (12/1/2018).

Ia juga mempertanyakan posisi dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang sampai sejauh ini tidak muncul dalam permasalahan ini. Selain itu, posisi Dinas pendidikan Sukoharjo 

juga tidak jelas sampai saat ini.

"Harusnya negara hadir memberikan perlindungan dan bertanggung jawab dalam jalannya proses pendidikan. Ini bukan hanya masalah bau, tapi demokrasi untuk pendidikan kita," pungkasnya.

Sebelumnya, penyelesaian bau PT RUM hingga kini masih belum jelas. Bahkan, pertemuan terakhir, Selasa (9/1/2018), Piantara Pemda Sukoharjo, PT RUM dan warga juga tidak berakhir dengan hasil yang jelas.