Harga Cabai Rawit Meroket, Dinas Sebut Sejauh Ini Masih Normal
Ekonomi

Harga Cabai Rawit Meroket, Dinas Sebut Sejauh Ini Masih Normal

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Awal tahun 2018, sejumlah harga barang kebutuhan pokok di pasar tradisional Sukoharjo, mengalami kenaikan. Kenaikan harga dipengaruhi minimnya pasokan, akibat cuaca buruk.

 

Salah satu pedagang sembako di Pasar Ir. Soekarno, Muryati mengungkapkan, harga cabai rawit merah melonjak tajam menembus Rp 48.000 per kilogram. Ia menyebut saat musim penghujan seperti saat ini, pasokan yang dikirim selalu kurang.

"Biasanya kalau musim penghujan pasokan selalu minim," katanya, Kamis (11/1/2018).

Kondisi ini, sering ia alami pada tahun tahun sebelumnya. Akibat cuaca yang kurang bersahabat, para petani cabai selalu mengalami kesulitan untuk memenuhi permintaan ke sejumlah pedagang di pasar tradisional. 

Sementara, dari pantauan harga kebutuhan pokok lainnya seperti bawang merah masih stabil di angka Rp. 20.000 Kg dan bawang putih (Shing Chung) masih sekitar Rp 18.000 per kilogram.

Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) Kabupaten Sukoharjo, Sutarmo menyebutkan, kenaikan harga juga terjadi di harga cabai merah besar biasa yang mencapai Rp 32.000 per kilogram. Selain itu, harga bawang putih (kating) juga naik menjadi Rp 21.333 atau sekitar 1,6 persen.

"Setiap hari harga terus kami pantau, dan sejauh ini masih normal," pungkasnya.