Banyak Tak Tepat Sasaran, Rastra Dialihkan ke Program Bantuan Pangan Non Tunai
Sosial

Banyak Tak Tepat Sasaran, Rastra Dialihkan ke Program Bantuan Pangan Non Tunai

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo memastikan bantuan sosial yang selama ini berbentuk rastra (beras sejahtera) bakal dialihkan ke program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Saat ini Dinsos tengah melakukan verifikasi dan validasi data penerima manfaat yang ada di Kabupaten Sukoharjo untuk pencairan bulan Februari 2018 mendatang.

Kepala Dinsos Sukoharjo, Sarmedi, menuturkan kebijakan pergantian dari rastra ke BPNT merupakan arahan dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang sudah digagas sejak tahun lalu. Dengan program baru tersebut, diharapkan penerima manfaat bisa mengakses bantuan pangan selain beras melalui e-warung.

Verifikasi dilakukan karena bisa jadi penerima manfaat tahun lalu masih ada yang belum terdata. Kami juga membentuk timkor (tim koordinasi) sampai tingkat RT, agar semua bisa terdata dan valid,” ujarnya, Rabu (3/1/2018).

Ia menjelaskan, setiap satu e-warung akan mengakomodir sekitar 500 hingga 1000 penerima manfaat. Adapun jumlah penerima manfaat di Kabupaten Sukoharjo mencapai 47.738 keluarga dan masih akan berubah karena masih dalam proses verifikasi di lapangan. 

Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapat kartu kredit atau voucher senilai Rp 110.000 yang bisa dibelanjakan di e-warung. Adapun bahan pangan yang dapat dibeli di e-warung menggunakan voucher itu meliputi beras, telur, minyak goreng, mie, gula dan teh. Ia berharap dengan adanya program tersebut, bansos bisa tepat sasaran ke masyarakat yang membutuhkan.

Kalau yang kemarin rastra itu kan bisa dibagi-bagi, dan banyak yang tidak tepat sasaran. Tetapi dengan adanya program ini bisa tepat untuk penerima manfaat,” tutupnya.