Datangi PT RUM, Anggota DPR RI Desak Pabrik Segera Tuntaskan Masalah Limbah
Peristiwa

Datangi PT RUM, Anggota DPR RI Desak Pabrik Segera Tuntaskan Masalah Limbah

Nguter,(sukoharjo.sorot.co)--Jeritan dan derita warga yang terdampak limbah udara PT Rayon Utama Makmur (RUM) yang sudah berlangsung hampir lebih satu bulan, didengar anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI Mohammad Toha langsung mengunjungi ke lokasi pabrik yang berada di Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Kamis (7/12/2017).

Dalam kunjungannya yang diterima Direktur Umum PT RUM Mochamad Rahmat beserta staff, mantan wakil Bupati Sukoharjo diajak berkeliling lokasi pabrik serta mengunjungi tempat pengolahan limbah yang menjadi sumber bau menyengat yang menyerang warga.

Dalam sela jumpa wartawan, Mohammad Toha menyampaikan, sudah sering menerima keluhan dari masyarakat baik melalui media sms maupun telepon. Hal itu yang membuatnya sebagai perwakilan rakyat harus turun tangan meninjau lokasi pabrik yang membuat rakyat resah akibat bau limbah yang menyengat.

Saya melihat masalah ini tidak hanya melalui surat kabar saja, namun juga melalui aduan yang langsung disampaikan ke saya. Tentu saya harus hadir ditengah masyarakat sebagai perwakilan rakyat untuk membantu masyarakat yang saat ini mereka menderita akibat bau yang sudah saya rasakan saat ini,” papar dia.

Pihaknya juga mengingatkan kepada PT RUM agar segera menyelesaikan masalah yang dialami warga saat ini. Hal ini agar tidak menyebabkan turunnya kepercayaan masyarakat dan juga turunnya minat investor untuk datang ke Sukoharjo. 

Saya sudah minta kepada PT RUM agar segera menyelesaikan masalah bau ini. Tadi saya juga sudah dijelaskan kalau bau ini tidak bisa hilang, namun bisa untuk diminimalkan. Intinya juga saya minta agar bau menyengat ini tidak mengganggu kesehatan apalagi aktivitas warga. Selain itu, jangan sampai isu masalah ini menjadi miring karena akan berpengaruh terhadap minat investor datang ke Sukoharjo,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Umum PT RUM, Mochammad Rahmat, menuturkan, saat ini PT RUM tengah mengebut proses percepetan untuk mengurangi bau yang menyengat. Diharapkan sebelum batas yang ditentukan dalam Surat Peringatan (SP) Bupati Sukoharjo, pengerjaan akan diselesaikan.

Kita akan pastikan baunya tidak akan sampai mengganggu warga, serta limbah air yang dibuang ke Sungai Bengawan Solo tidak akan membuat mati ekosistem sungai. Kita juga akan percepat penyelesain semua termasuk yang ada dalam nota kesepakatan dengan warga,” tuturnya.