Layangkan Surat Peringatan, Bupati Ancam Tutup PT RUM
Pemerintahan

Layangkan Surat Peringatan, Bupati Ancam Tutup PT RUM

Nguter,(sukoharjo.sorot.co)--Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya memberikan peringatan keras kepada PT RUM terkait permasalahan limbah gas yang hingga saat ini masih dirasakan warga. Melalui surat Melalui surat bernomor 660.1/4111/XII/2017 yang ditujukan kepada Pimpinan PT RUM, Bupati memerintahkan empat poin yang harus di penuhi oleh PT RUM.

Empat point tersebut diantaranya, PT RUM segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mencari sumber bau menyengat dan melakukan pengelolaan terhadap dampak bau. PT RUM segera melakukan uji kualitas udara emisi maupun ambien dalam radius 500 meter dari lokasi PT RUM.

PT RUM harus melakukan pendekatan kepada warga terdampak secara kekeluargaan. Segera menyelesaikan pemasangan pipa pembuangan air pengolahan limbah cair dari IPAL ke perairan umum sebelum dilakukan produksi. Apabila dalam 7 hari mendatang salah satu point dalam surat tersebut tidak dilaksanakan, bupati memerintahkan agar PT RUM menghentikan produksi.

Menanggapi surat tersebut, PT RUM akan berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan permasalaham tersebut. Sampai saat ini PT RUM sedang mengusahakan untuk meminimalisir bau limbah dengan berkomunikasi terus bersama manajer produksi maupun tim pengolahan limbah.

Bau limbah memang tidak bisa dihilangkan, namun bisa untuk kita minimalkan. Kita sudah menemukan penyebab bau itu muncul, salah satunya adalah penguapan dari pipa saluran atau inlet yang mengalirkan limbah menuju titik pusat pengolahan limbah,” ujar perwakilan PT RUM Hario Ngadiyono, Rabu (6/12).

Menurutnya, sasih ada beberapa pipa yang belum terpasang dengan benar sehingga menyebabkan penguapan dan menyebabkan bau bocor. Namun, jal itu akan segera diperbaiki dengan cara merekatkan pipa tersebut dengan cara press, sehingga tidak ada lagi penguapan atau kebocoran. 

Selain itu, untuk pengujian limbah udara, kata dia, pihaknya akan mendatangkan pihak ketiga yang berkompeten untuk menguji limbah udara PT RUM. Alat pendeteksi udara yang portable juga sudah di datangkan pada Senin (4/12) dan siap digunakan untuk mengecek kondisi udara di sekitar pabrik.

Kita akan upayakan agar masyarakat tidak merasakan dampak seperti ini terlalu lama. Semua prosedur akan kita penuhi agar pabrik ini juga bisa segera berproduksi secara normal,” tutupnya.