Aktivitas Sekolah Terganggu Limbah Pabrik, Dewan Desak Dinas Pendidikan Turun Tangan
Pendidikan

Aktivitas Sekolah Terganggu Limbah Pabrik, Dewan Desak Dinas Pendidikan Turun Tangan

Nguter,(sukoharjo.sorot.co)--Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sukoharjo, Martono, medesak Dinas Pendidikan segera turun tangan terkait permasalahan limbah pabrik PT Rayon Utama Makmur (RUM) yang mengganggu kegiatan belajar siswa sekolah di sekitar pabrik.

Akibat bau menyengat gas limbah dari PT RUM, sejumlah siswa harus mengenakan masker saat mengikuti pelajaran di kelas. Kondisi ini dikhawatirkan akan mempengaruhi kualits pembelajaran di sekolah karena terganggu dengan bau limbah tersebut

Martono menuturkan, pihak sekolah belum tentu berani melakukan teguran atau protes terhadap pabrik. Sehingga, ia meminta agar Dinas Pendidikan harus mengambil inisiatif untuk mencari solusi dari permasalahan yang cukup serius ini.

Sekolah pasti tidak berani melakukan protes ke pabrik. Seharusnya Dinas Pendidikan atau UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan yang turun tangan. Jangan sampai para ini berpengaruh negatif terhadap pembelajaran di sekolah,” ujarnya, dihubungi, Selasa (5/12/2017)

Pihaknya menilai, bantuan susu dan masker yang diberikan oleh PT RUM kepada sejumlah sekolah sangat tidak efektif. Ia berharap segera ada penyelesaian permasalahan limbah supaya tidak mengganggu jalannya proses belajar mengajar sekolah-sekolah wilayah Kecamatan Nguter. 

Menurutnya, solusi yang diambil untuk penyelesaian permasahan tersebut tidak boleh merugikan satu pihak harus dan harus mengungtungkan semua pihak.

Kalau dilihat dari jangka panjang, bantuan susu dan masker sangat tidak efektif. Apalagi bau yang sewaktu waktu datang bisa mengganggu aktivitas belajar mengajar. Pemerintah daerah harus duduk bersama dengan pihak pabrik untuk mencari solusi yang terbaik,” tegasnya.