Dibuang di Sungai Bengawan Solo, Limbah PT RUM Rugikan Pertanian
Sosial

Dibuang di Sungai Bengawan Solo, Limbah PT RUM Rugikan Pertanian

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Dari hasil kajian yang dilakukan Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Tengah, dampak limbah dari pabrik PT Rayon Utama Makmur (RUM) tidak hanya merugikan warga yang bermukim di sekitar pabrik. Pasalnya, limbah cair PT RUM yang dibuang di Sungai Bengawan Solo, maka akan membuat air irigasi untuk pertanian menjadi tercemar.

Anggota WALHI Jawa Tengah, Agus Muhammad, menuturkan, sudah menjadi kebiasaan dari setiap perusahaan besar akan memilih lokasi pabrik yang berdekatan dengan sebuah aliran sungai besar. Hal itu akan memudahkan pabrik untuk membuang limbah cair yang akan memangkas biaya pengeluaran oleh pabrik.

Itu sudah menjadi rahasia umum, karena pabrik bisa dengan leluasa membuang limbah cairnya ke sungai. Ini merupakan kelambatan dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dalam menangkap persoalan ini. Karena jika kita cermat, pemasangan pipa pembuangan limbah cair PT RUM belum selesai dan bisa saya katakan perusahaan ini belum siap operasi,” papar dia, dihubungi, Senin (4/12/2017)

Agus menambahkan, jika ini tetap dibiarkan maka sejumlah petani di Karanganyar dan Sragen yang juga memanfaatkan air Sungai Bengawan Solo untuk pertanian akan terdampak. Pihaknya juga akan membawa persoalan tersebut ke Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah. 

Saat ini kita sudah mulai pendampingan terhadap sejumlah petani di wilayah Karanganyar dan Sragen. Rencananya kita akan sampaikan ke Komisi D DPRD Jawa Tengah. Karena limbah pabrik ini nanti akan menyangkut hajat orang banyak salah satunya para petani kita,” terangnya.

Walhi juga akan mengadakan diskusi dengan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta terkait limbah PT RUM, pada Selasa (5/12). Beberapa narasumber akan diundang di antaranya, perwakilan dari pabrik dan dosen yang membidangi persoalan kimia dan lingkungan.

Harapan kami masyarakat akan sadar betapa bahayanya sebuah pabrik yang semua resource nya berbahan kimia. Limbah ini tidak akan ramah lingkungan baik dalam jangka pendek maupun panjang,” tutupnya.