Terdampak Banjir Sungai Bengawan Solo, Ratusan Warga Desa Kadokan Mengungsi
Peristiwa

Terdampak Banjir Sungai Bengawan Solo, Ratusan Warga Desa Kadokan Mengungsi

Grogol,(sukoharjo.sorot.co)--Luapan air Sungai Bengawan Solo akhirnya merendam Kampung Nusupan RT 04/RW 05 dan Kampung Buntarejo RT 01/RW 04, Desa kadokan, Kecamatan Grogol, Selasa (28/11). Akibatnya 29 KK yang berada di dua kampung tersebut diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Informasi yang berhasil dihimpun, dua perkampungan mulai terendam sekitar pukul 22 WIB. Ketinggian air yang menggeng di wilayah tersebut sekitar 30 sentimeter. Sebelumnya, alarm banjir di jembatan Bacem, Kecamatan Grogol, berbunyi dan berwarna merah yang menandakan akan datang banjir.

Sejumlah relawan dan instansi daerah terkait, kemudian melakukan proses evakuasi terhadap warga yang berada di daerah rawan banjir. Kabid Ops SAR, Muchlis bersama relawan lainnya yang memantau air sungai di Jembatan Bacem terjun langsung membantu warga.

Sampai saat ini detector signal di Jembatan Bacem menyala merah dan hujan belum juga berhenti. Daerah terdampak semakin meluas dan hingga saat ini mulai ada pergerakan warga yang mengungsi ke lokasi yang aman dari jangkauan banjir,” kata Kabid Ops Tim SAR Kab Sukoharjo, Muchlis

Terpisah, Camat Grogol, Bagas Windaryatno, menuturkan sekitar 130 warga di dua kampung di Desa Kadokan diungsikan di masjid An Nikmah Dukuh Nusupan RT.04/RW.05. Sejauh ini warga yang diungsikan terdiri dari anak-anak, perempuan, dan manula. Sedangkan bapak - bapak masih bertahan di rumah masing-masing untuk menjaga barang-barang beharga. 

Untuk warga yang tidak bisa bertahan di rumah kita ungsikan agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Tadi kami juga sudah memberikan sejumlah sembako seperti makanan, gula, teh, dan perlengkapan tidur seperti selimut,” tandasnya.

Lebih lanjut ia sudah menghimbau, seluruh perangkat desa untuk memberitahukan ke warga agar berhati-hati dan selalu meningkatkan kewaspadaannya. Sebab dengan curah hujan yang tinggi, diprediksi banjir masih akan terjadi.

Banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan Sungai Bengawan Solo tidak dapat menampung debit air. Diperkirakan ketinggian air masih akan naik dikarenakan cuaca masih hujan. Dan saya sudah menghimbau kepada masyarakat agar tetap berjaga dan waspada,” tutupnya.