Puluhan Pelajar Gelar Aksi Turun ke Jalan, Peringati Hari Pahlawan
Pendidikan

Puluhan Pelajar Gelar Aksi Turun ke Jalan, Peringati Hari Pahlawan

Tawangsari,(sukoharjo.sorot.co)--Momentum Hari Pahlawan dimanfaatkan oleh puluhan pelajar SMA 1 Tawangsari dan sanggar kesenian menggelar aksi treatikal di Bundaran Tugu Tawangsari, Sabtu (11/111). Aksi mengambil latar belakang cerita pertempuran mencekam antara pejuang kemerdekaan dengan tentara Inggris dan Belanda pada 10 November di Surabaya.

Rangkaian aksi treatikal di bagi ke dalam tiga drama yang saling berkaitan. Aksi diawali dengan berjalan kaki dari sekolah menuju ke tempat gugurnya sejumlah pejuang dalam peperangan melawan tentara NICA. Kemudian peserta treatikal bergerak menuju ke bundaran Tugu Tawangsari.

Tiga Pasukan Paskibraka memimpin rombongan yang membawa keranda berisi jenazah para pejuang yang gugur di medan perang melawan penjajah. Para pejuang yang dimainkan oleh siswa-siswa SMA ini mengenakan pakaian adat jawa dan memanggul senjata. Selama perjalanan, para pelajar juga menggambarkan peperangan melawan pasukan Inggris dan Belanda

Dalam peperangan yang membuat ribuan pejuang kemerdekaan gugur itu akhirnya dimenangi oleh Indonesia. Para pejuang juga melakukan pengibaran bendera merah putih di Hotel Yamato.

Koordinator aksi, Toad Kurniawan, menuturkan, selain untuk memperingati Hari Pahlawan kegiatan ini sebagai peringatan Hari Ulang Tahun ke 7 rumah bahasa dan sastra SMA 1 Tawangsari. Ia mengaku, aksi ini dapat memberikan gambaran perjuangan di masa itu. Untuk hasil yang maksimal, pihaknya sudah menggelar latihan sejak sebulan yang lalu.

Salah satu peserta aksi, Hafid Suprihatin, mengaku bangga bisa terlibat dalam drama treatikal yang dilaksanakan di tempat umum ini. Ia mengaku mendapatkan banyak pelajaran tentang arti perjuangan walaupun tidak terlibat langsung dalam perang pada masa itu.

Banyak hal yang bisa kita petik, nilai keberanian dan semangat pantang menyerah dari para pahlawan yang harus ditiru oleh generasi sekarang. Kita harus terus mengisi kemerdakaan, jangan sampai bangsa ini terpecah belah,” tandasnya.