Para Pejuang Veteran Prihatin Indonesia Didera Banyak Kasus Korupsi
Peristiwa

Para Pejuang Veteran Prihatin Indonesia Didera Banyak Kasus Korupsi

Grogol,(sukoharjo.sorot.co)--Sekitar 20 mantan pejuang kemerdekaan mendapatkan kado istimewa tepat di Hari Pahlawan, Jumat (10/11/2017). Seusai ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Yudho Swargoloyo, Polokarto, Sukoharjo, rombongan pejuang diundang berkunjung di Hotel Best Western Primer.

Di hotel mewah ini para pejuang veteran dijamu jamu santap siang serta mengikuti check kesehatan pengobatan gratis. General Manager Best Western Primer, Oji Fahrurrazi, menuturkan, kegiatan ini sebagai upaya memberikan apresiasi kepada para pelaku pejuang dalam merebut kemerdekaan. Ia menilai, generasi saat ini sudah jarang dan bahkan tidak pernah memperhatikan perjuangan mereka dalam melawan penjajah.

Untuk check up dan pengobatan kami mendatangkan petugas medis dari RS Indriati. Ini kita berikan sebagai apresiasi kami terhadap hasil perjuangan mereka (veteran), yang saat ini kita nikmati bersama,” ujarnya.

Selain itu, dalam kesempatan ini penitia juga menggelar aksi donor darah dengan mengundang PMI Sukoharjo. Ia berharap, dengan sumbangan darah yang diberikan oleh masyarakat serta karyawan hotel, dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Sementara itu, salah satu pejuang Soediyono (90), diberikan kesempatan untuk menceritakan kisah perjuangannya saat peristiwa munculnya hari pahlawan. Meski tidak ikut dalam pertempuran 10 November di surabaya, namun ia bersama rekan sesama pejuang juga melakukan perlawanan terhadap tentara inggris dan belanda yaitu AFNEI serta NICA yang datang setelah kemerdekaan.

Saya dan teman-teman saya juga masih melakukan perlawan untuk mengibarkan bendera merah putih, padahal saat itu sudah beberapa bulan setelah kita merdeka,” tuturnya.

Ia menyebut, pengkhianatan dilakukan oleh tentara inggris yang menyebabkan masih adanya bentrokan-bentrokan kecil. Tewasnya Brigjen Mellaby yang memicu bentrokan besar selama 3 hari, akhirnya dimenangkan oleh pejuang Indonesia. Ia merasa sangat bersyukur masih diberikan umur panjang untuk menceritakan perjuangannya kepada anak cucu sampai sekarang.

Banyak hal yang bisa saya bagikan kepada generasi saya. Kita mempertaruhkan nyawa untuk merebut kemerdekaan bangsa. Namun, saya sedih melihat kondisi sekarang, karena banyaknya para anak bangsa yang melakukan korupsi,” tandansya.