Puluhan Anak SD Visualisasikan Pertempuran Mencekam 10 November 1945
Pendidikan

Puluhan Anak SD Visualisasikan Pertempuran Mencekam 10 November 1945

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017, Sekolah Dasar (SD) Joho 2 menggelar drama kolosal perjuangan di halaman sekolah, pada Kamis (9/11/2017). Drama yang dimainkan oleh puluhan siswa ini mengambil latar belakang cerita peristiwa 10 November di Surabaya tahun 1945.

Drama kolosal ini berdurasi 15 menit dan diperankan sekitar 68 orang siswa siswi dari perwakilan kelas 5 dan 6.‎ Dengan mengenakan pakaian adat Jawa, atribut pasukan Indonesia dan belanda, setiap siswa memainkan perannya masing-masing.

Adegan drama diawali saat‎ bangsa Indonesia yang bahagia setelah meraih kemerdekaan 17 Agustus 1945. Warga di pedesaan tampak bersuka cita merayakan kemerdekaan dengan berbagai kegiatan sosial pada masa i‎tu. Namun, suasana bahagia berubah menjadi mencekam saat datangnya pasukan Belanda dengan membawa senjata lengkap melakukan pengusiran serta penangkapan kepada tokoh masyarakat.

Tak tinggal diam, para pejuang yang tidak mau dijajah bangsa asing langsung melalukan perlawanan kepada pasukan Belanda. Pertarungan fisik antar pasukan tidak terelakan dan pertempuran akhirnya dimenangkan oleh para pasukan pejuang.

Kepala Sekolah SD Joho 2, Siti Rahayu, mengungkapkan, dengan kegiatan tersebut ‎dinilai lebih efektif dibanding dengan bercerita di dalam kelas. Kegiatan ini selalu dilakukan setiap tahunnya saat menggelar peringatan hari besar nasional lainnya.

Kita tanamkan pendidikan karakter kepada siswa. Kreatifitas semacam ini sangat efektif karena siswa lebih mudah menerima dibanding ‎dengan memaparkan cerita sejarah di dalam kelas,” ujarnya.

Sementara, ‎salah seorang siswa kelas 6, Nindi Ayu Hapsari‎,‎ mengungkapkan, dari drama ini dirinya belajar banyak tentang nilai perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari penjajah. Selain kedisiplinan, sikap semangat dari pahlawan dalam mengusir penjajah perlu ditiru oleh semua orang. 

Dari ikut latihan hingga ditampilkan hari ini banyak pelajaran yang saya ambil antara lain kedisiplinan, tidak mudah mengeluh, dan semangat yang membara. Dengan pelajaran ini saya akan lebih rajin belajar serta lebih mencintai kemerdekaan yang sudah diperjuangkan para pahlawan,” ungkapnya.