Didatangi Dewan, Pedagang Pasar Ir Soekarno Keluhkan Sepi Pembeli dan Minim Keamanan
Ekonomi

Didatangi Dewan, Pedagang Pasar Ir Soekarno Keluhkan Sepi Pembeli dan Minim Keamanan

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Sejumlah pedagang menyampaikan uneg-uneg kepada anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Sukoharjo, Endra Gunawan Wibisono saat mengunjungi Pasar Ir. Soekarno, Rabu (8/11/2017). Para pedagang mengeluhkan kondisi pasar yang sepi dari pembeli dalam kurun dua tahun terakhir.

Sepinya Pasar Ir Soekarno mulai dirasakakan pedagang sejak penempatan pedagang usai renovasi pada 9 Januari 2015 lalu. Kondisi sepi tak hanya dialami pedagang yang menempati lantai satu, tetapi pedagang di lantai dua bahkan jaug lebih sepi dibanding pedagang di lantai satu.

Kalau dihitung setiap hari pembeli yang ke atas hanya beberapa gelintir orang saja. Saya pikir pembeli itu malah seperti pergi nyekar ke makam, karena yang datang hanya satu satu. Selain itu, banyak barang dagangan yang hilang padahal sudah ada satpam,” papar Wahyudi, salah seorang pedagang Pasar Ir Soekarno.

Sementara pedagang lainnya Bambang, menuturkan, masih banyaknya pedagang yang nekat berjualan di luar pasar. Sebelumnya, dalam beberapa kali rapat dengan Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) telah disepakati tidak ada pedagang yang berjualan di luar pasar. Namun, hingga sejauh ini masih banyak pedagang yang berjualan di luar tanpa ada peringatan dari pengelola pasar. 

Dulu sudah ada kesepakatan untuk pemasangan papan larangan berjualan di sepanjang trotoar pasar, tetapi hingga saat ini Disdagkop tidak memasang. Malah ada oknum dari pemerintah yang seolah memecah belah antara pedagang di luar dan pedagang di dalam sehingga tidak akur,” keluhnya.

Endra Gunawan, berjanji akan menampung seluruh keluhan dari para pedagang untuk dibawa dalam pembahasan di DPRD. Salah satunya, akan mengusulkan penambahan beberapa fasilitas di pasar pada anggaran 2018 mendatang.

Adapun beberapa usulan dari pedagang yang disampiakan di antaranya mengenai jam buka pasar diajukan mulai pukul 04.00 WIB, penambahan fasilitas keamanan baik petugas maupun cctv, penambahan akses jalan untuk ke lantai dua dan serta upaya promosi.