Petani Sukoharjo Keluhkan Persyaratan Pembuatan Kartu Tani
Pemerintahan

Petani Sukoharjo Keluhkan Persyaratan Pembuatan Kartu Tani

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Sejumlah petani di Kabupaten Sukoharjo mengeluhkan belum didistribusikannya Kartu Tani yang menjadi program Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Memasuki musim tanam (MT) III kali ini, petani menunggu Kartu Tani tersebut untuk memenuhi kebutuhan pupuk pada lahan pertanian mereka.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Agung, Waras, menuturkan, petani mengeluhkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi petani untuk mendapatkan Kartu Tani tersebut. Salah satunya, petani harus melampirkan bukti Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) pemilik lahan. Sementara kebanyak petani merupakan petani penggarap atau penyewa.

Kami sangat kesulitan, karena harus melampirkan SPPT pemilik lahan. Padahal rata-rata petani di sini adalah penggarap atau penyewa lahan sawah sini,” papar dia, Rau (13/9).

Adapun persyaratan yang harus dilampirkan untuk pembuatan Kartu Tani antara lain, fotokopi KTP, fotokopi KK, fotokopi SPPT Pajak (pemilik lahan), dan Buku Rekening BRI. 

Ia mengatakan, sebagian besar pemilik lahan sudah tidak lagi tinggal di kampung karena sudah berpindah di luar daerah‎. Hal itu menylitkan petani penggarap untk menemui pemilik untuk mengurus surat tersebut.

Sementara itu, petugas penyuluh lapangan (PPL) Kecamatan Sukoharjo Kota, Triyono menuturkan, akan mencari jalan tengah untuk kendala dialami petani. Pihaknya dan Dinas Pertanian akan segera mencarikan solusi atas permasalahan tersebut, sehingga musim tanam III bisa dilaksanakan tanpa ada kendala.

‎Bisa dicarikan alterntifnya melalui data bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pemilik lahan di Kelurahan atau Kantor Desa.‎ Harus dilakukan survey terlebih dulu untuk melihat kesesuaian luas lahan dengan data PBB,” tuturnya.