Tumpukan Sampah di Pasar Daleman dan Sungai Makin Mengkhawatirkan, TNI dan Relawan Turun Tangan
Sosial

Tumpukan Sampah di Pasar Daleman dan Sungai Makin Mengkhawatirkan, TNI dan Relawan Turun Tangan

Baki, (sukoharjo.sorot.co)--Kondisi tumpukan sampah di pasar Daleman serta sungai di bawahnya saat ini sangat mengkhawatirkan. Dimungkinkan dengan kondisi tersebut akan sangat berbahaya dan memicu banjir jika terjadi hujan dengan intensitas cukup tinggi. Berlatar belakang kekhawatiran tersebut, Koramil 08 Baki bersama sejumlah relawan lainnya menggelar kegiatan membersihkan sampah pada Rabu (13/9/2017) siang tadi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran Gerakan Indonesia Bersih (GNIB) pada semester II tahun 2017.

Tak hanya para anggota TNI saja, tetapi anggota kepolisian Baki, siswa SMK N 4 Sukoharjo, Relawan Rescue (Kec Baki), LDII Baki, DPU Baki, anggota Banser, KRI (komunitas relawan independen) dan masyarakat juga turut terlibat didalam kegiatan tersebut. Dengan membawa peralatan sendiri, para relawan tersebut mulai membongkar tumpukan sampah dan membersihkannya.

Ditemui sorot.co, Danramil 8 Baki Kapten Inf Langgeng menuturkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk upaya penanggulangan bencana sekaligus juga untuk membudidayakan hidup bersih di lingkungan tersebut. Pihaknya menilai tata kelola yang salah mengakibatkan sampah sering menumpuk dan bisa mengakibatkan banjir.

"Sering terjadi tumpukan sampah di sini (Pasar Daleman dan sungai) yang salah kelola hingga mencapai timbunan sampah yang sangat mengkhawatirkan kondisinya, jika musim hujan tiba akan menghambat aliran sungai dan menyebabkan banjir," papar dia

Program GNIB sendiri merupakan program dari pemerintah yang dalam hal ini dilaksanakan oleh Kodim 0276/Sukoharjo dengan melibatkan unsur pemerintah daerah serta elemen masyarakat. Dengan adanya kegiatan sadar lingkungan, diharapkan permasalahan banjir serta bau membusuk dari sampah yang menumpuk tidak lagi dilihat. Selain memicu banjir, kotornya sungai juga akan memicu timbulnya wabah penyakit.

"Tentunya kita juga mengajak kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar. Karena tanpa peran masyarakat sekitar, lingkungan yang bersih akan tetap menjadi kotor dan tidak terurus," tandasnya

Selanjutnya, sasaran GNIB akan menyasar beberapa tempat kumuh yang masih berada di tengah - tengah masyarakat. Pihaknya menginginkan ke masyarakat menjadi lebih sadar akan kebersihan lingkungan. Salah satu yang perlu dibentuk dan dijadikan kebiasaan adalah membuang sampah, sekecil apapun pada tempatnya.