Harga Pembelian Pemerintah Rendah, Petani Ogah Jual Gabah ke Bulog
Pemerintahan

Harga Pembelian Pemerintah Rendah, Petani Ogah Jual Gabah ke Bulog

Sukoharjo,(sukoharjo.sorot.co)--Penyerapan gabah dari hasil panen petani di Sukoharjo oleh Perum Bulog belum maksimal. Hingga 10 September 2017 penyerapan gabah baru mencapai 47,63 dan masih terdapat sekitar 14 ribu ton gabah yang belum bisa terserap.

Sekretaris Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo, Uyun Hermawati,‎ belum maksimalnya serapan gabah petani disebabkan oleh beberapa fatkor, salah satunya adanya selisih harga yang ditetapkan Bulog dengan harga pasar. Harga yang ditetapkan bulog terlalu murah di banding harga pasar sehingga petani memilih untuk menjual gabah ke tengkulak.

Harga pembelian pemerintah sebesar Rp 3.800 per kilogram untuk gabah kering panen, sedangkan harga kalangan tengkulak sudah mencapai Rp 4.900. Tentu para petani akan enggan menjual hasil panen mereka ke Bulog,” papar Uyun Hermawati, Selasa (12/9).

Untuk meningkatkan serapan pembelian gabah oleh pemerintah, pihaknya akan mendorong Gapoktan untuk menjual 10 persen dari hasil panennya ke Bulog.

Sementara itu, Kepala Seksi Analisis Harga dan Pasar, Bulog Subdivisi Regional Solo, Doni Kuswardono, mengataka, pihaknya akan menerapkan harga fleksibilitas untuk pembelian gabah petani. Selain itu, pihaknya juga akan menambah kemitraan untuk lebih memperluas penyerapan gabah hasil panen petani.

Kita akan perbanyak kemitraan dengan kelompok tani sehingga diharapkan serapan gabah dapat ditingkatkan. Tentu dengan harganya akan kita sesuaikan dengan harga di pasaran,” katanya.