Panen Raya Sukses Besar, Petani Sukoharjo Gelar Tasyakuran di Tengah Sawah
Sosial

Panen Raya Sukses Besar, Petani Sukoharjo Gelar Tasyakuran di Tengah Sawah

Sukoharjo, (sukoharjo.sorot.co)--Sebagai wujud syukur atas hasil panen musim tani (MT) II, kelompok tani Sri Agung, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo menggelar tasyakuran dengan menggelar makan bersama di sawah. Para petani pantas bersyukur, karena di musim kemarau yang cukup panjang ini, mereka berhasil meraup hasil panen mencapai 12 ton dari lahan seluas 20 Hektar.

"Panen ke dua ini merupakan hasil yang sangat besar dibanding panen-panen lainnya. Selain karena faktor cuaca yang mendukung, faktor debit air yang melimpah dan turunnya hama sawah seperti tikus dan wereng membuat hasil panen kami melimpah," ungkap Ketua Gapoktan Sri Agung, Waras ketika ditemui dalam kegiatan panen raya, Selasa (12/09/2017) siang.

Hasil positif pada panen raya kali ini menurut Waras tak terlepas dari kekompakan para petani. Guna mengantisipasi hama sawah yang sering mengganggu tanaman petani, Waras dan petani lainnya mensiasati dengan melakukan penanaman secara0 serempak dengan Gapoktan lainnya di wilayah Bendosari.‎ Hal itu dinilai efektif untuk melakukan pengawasan petani terhadap area persawahannya.

"Kita siasati dengan melakukan penanaman bersama agar para petani bisa mengawasi sawahnya secara serentak. Karena jika tidak bersama-sama, hawa sawah seperti tikus itu hanya berpindah-pindah saja," tandasnya.

Sementara, Camat Sukoharjo Gondang Redjono menuturkan kebahagiaannya dengan hasil panen para petani kali ini. Menurut Gondang, dengan kualitas padi yang sangat bagus semacam ini, tentunya akan berimbas kepada pundi rupiah yang diraup petani.

"Tentu hal ini menjadi kebanggaan kita bersama bahwa hasil panen sesuai dengan harapan kita bersama. Semoga bisa terus seperti ini dan bahkan meningkat," urainya.

Terpisah, Koordinator PPL Wilayah Sukoharjo Triyono menegaskan akan terus mendorong para petani di wilayahnya untuk bisa melakukan tiga kali musim tanam. Ia berharap para petani setelah panen MT II, untuk segera melakukan penyemaian.

"Kita akan dorong para petani untuk bisa melakukan tiga kali panen dalam satu tahun. Kita akan terus pantau dan berkonsultasi dengan para petani terkait permasalahan-permasalahan yang akan dihadapi petani," tutupnya.